Senin, 10 Oktober 2011

HIV / AIDS / IMS

a. HIV

HIV yang merupakan singkatan dari Human Immunode ficiency Virus adalah virus penyebab AIDS. Bagaimana HIV ditularkan?

HIV dapat ditularkan melalui 3 cara, yaitu:
1. Hubungan seks (anal, oral, vagina) yang tidak terlindung dengan Orang yang telah terinfeksi HIV.
2. Penggunaan jarum suntik secara bergantian.
3. Ibu hamil penderita HIV kepada bayi yang dikandungkannya.

HIV tidak ditularkan melalui jabatan tangan, sentuhan, ciuman, pelukan, menggunakan peralatan makan / minum yang sama, gigitan nyamuk, memakai jamban yang sama atau tinggal serumah.

Bagaimana mengetahui orang yang sudah terinfeksi HIV?

Hanya melalui penglihatan, Anda tidak bisa tahu apakah Seseorang sudah terinfeksi HIV atau tidak .
a. Pada kenyataannya, pengidap HIV terlihat sangat sehat.
b. Satu-satunya cara untuk mengetahui hal ini adalah melalui tes darah HIV.
c. Di Indonesia, terdapat cukup banyak LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) yang dapat membantu anda untuk mendapatkan pelayanan tes darah.
HIV terdapat didalam cairan tubuh seseorang yang telah terinfeksi seperti didalam darah, air mani atau cairan vagina.
Sebelum HIV berubah menjadi AIDS, penderitanya akan tampak sehat dalam waktu kira-kira 5-10 tahun.
Walaupun tampak sehat, mereka dapat menularkan HIV pada orang lain melalui hubungan seks yang tidak aman, transfusi darah atau pemakaian jarum suntik secara bergantian.

b. AIDS

AIDS yang merupakan kependekan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome adalah sindroma menurunnya kekebalan tubuh yang disebab-kan oleh HIV.
Orang yang mengidap AIDS amat mudah tertular oleh berbagai macam penyakit, karena sistem kekebalan didalam tubuhnya telah menurun. Sampai sekarang belum ada obat yang dapat menyembuhkan AIDS. Agar terhindar dari HIV/AIDS, anda harus tahu bagaimana cara penularan dan pencegahannya.
Bagaimana Mengetahui Tanda atau Gejala AIDS ?
Biasanya tidak ada gejala khusus pada orang-orang yang terinfeksi oleh HIV dalam 5-10 tahun. Setelah itu, AIDS mulai berkembang dan menunjukan tanda-tanda / gejala-gejala seperti berikut:
• Kehilangan berat badan secara drastis
• Diare yang berkelanjutan
• Pembengkakan pada leher/ketiak
• Batuk terus-menerus

Jika ada orang yang menunjukan salah satu dari gejala diatas, bukan berarti orang tersebut telah terinfeksi HIV. Untuk memastikannya sebaiknya hubungi segera layanan kesehatan terdekat untuk pemeriksaan tes darah HIV.
Ciri-ciri orang yang terkena AIDS:
• Bentolan kecil ditubuh wanita
• Bentolan besar ditubuh pria
• Alat kelamin pria ataupun wanita membengkak dan membusuk

c. IMS

IMS (Infeksi Menular Seksual ) sering disebut juga sebagai penyakit kelamin, yaitu penyakit-penyakit yang sebagian besar ditularkan melalui hubungan seks atau hubungan kelamin.
Orang yang mengidap IMS memiliki resiko yang lebih besar untuk terinfeksi HIV, karena luka yang terbuka memberi jalan masuk bagi HIV. HIV terutama ditularkan melalu hubungan seks, karena itu HIV itu juga termasuk jenis IMS.

Apa tanda-tanda atau gejala-gejala IMS ?
1. Ada cairan yang keluar dari penis, vagina, atau dubur terasa pedih atau panas sewaktu buang air kecil dan atau melakukan hubungan seks.
2. Nyeri diperut bagian bawah (wanita), buah pelir (laki-laki) serta pantat dan kaki. Pada wanita sering kali gejala ini tidak dirasakan, walaupun sebenaranya sudah terkena IMS.
3. Melepuh, lecet, kutil, ruam atau pembengkakan disekitar kelamin, alat kelamin atau mulut.
4. Gejala seperti itu juga meliputi demam, pusing, nyeri otot atau pembengkakan kelenjar.
5. Jika anda merasakan salah satu tanda atau gejala diatas segera periksakan diri ke dokter atau layanan kesehatan terdekat.

Bagaimana agar anda terhindar dari HIV& IMS ?

Gunakan kondom

Kondom merupakan penghambat atau dinding pencegah terjadinya pertukaran cairan yang berasal dari dalam tubuh.
a. Jika anda suka berganti-ganti pasangan/terlibat hubungan seks dengan lebih dari satu pasangan, kondom adalah alat perlindungan yang baik.
b. Menggunakan kondom berarti 10.000 kali lebih terlindung daripada tidak menggunakannya.
c. Sewaktu hendak menggunakan kondom, pastikan bahwa kondom tersebut berkwalitas baik, berstandar mutu internasional & perhatikan pula tanggal kadarluarsa kondom.

Apa yang perlu anda perhatikan tentang Kondom ?
1. Jangan gunakan kondom bila kemasan rusak, warnanya pudar, kering/ lengket dan bila anda meragukan kwalitasnya
2. Jangan menyimpan kondom didalam dompet / saku belakang celana anda karena kondom akan rusak.
3. Jaga kondom agar tidak terkena sinar matahari langsung simpanlah ditempat yang kering.
4. Jangan menggunakan pelumas berbahan dasar minyak seperti body lotion, Vaseline / baby oil karena dapat menyebabkan kondom rusak atau robek. Pakailah yang berbahan dasar air.

d. Penyakit Kelamin

Penyakit-penyakit ini dapat terjadi karena adanya hubungan Seksual.

Chlamydia adalah penyakit kelamin menular yang dapat terjadi pada pria dan wanita. Penyakit ini dapat menyebabkan infeksi saluran kencing atau bahkan masalah kesuburan bila tidak ditangani. Gejala-gejalanya mencakup :
> Cairan vagina yang encer tekadang berbau
> Rasa sakit saat buang air kecil.

Trichomonas adalah parasut kecil yang dapat ditularkan melalui hubungan seksual. Penyakit ini dapat diderita oleh pria maupun wanita. Gejalanya, walaupun jarang timbul antara lain:
> Rasa gatal pada vagina
> Rasa terbakar dalam vagina
> Cairan vagina yang berbau dan berwarna berbeda dari cairan vagina yang normal.

Gonorrhoea adalah penyakit kelamin yang disebabkan bakteri dan dapat menyerang pria maupun wanita. Gejalanya pada wanita mencakup:
> Rasa terbakar saat buang air kecil.
> Keluar cairan dari vagina atau saluran kencing.

Herpes Kelamin adalah penyakit kelamin yang disebabkan bakteri dan dapat menyerang pria maupun wanita. Gejala pada wanita mencakup:
> Luka kecil atau lecet disekitar vagina
> Rasa sakit didaerah sekitar alat kelamin.

Tips dan trik untuk menghindari infeksi :

1. Sehabis buang air besar, selalu bersihkan dari depan ke belakang.
2. Tujuannya untuk menghindari menyebarnya bakteri dari anus ke vagina / saluran kencing yang dapat menyebabkan infeksi.
3. Hindarkan sabun yang terlalu wangi, karena terkadang dapat membuat kulit disekitar vagina teriritasi, sehingga menjadi lebih mudah terkena infeksi. Ingatlah bahwa infeksi pada vagina lebih mudah terjadi bila kamu sedang mengkonsumsi antibiotik.
4. Jangan melakukan hubungan seksual sebelum menikah.
5. Untuk informasi lebih lanjut, tanyakanlah kepada dokter atau orang dewasa yang kamu percayai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar