Jumat, 16 Desember 2011

TIPS ANAK


KIAT – KIAT MENGEMBANGKAN KREATIVITAS ANAK

Memahami bakat anak dan mengembangkan kreativitasnya sangatlah penting. Bakat dan potensi kreatif anak tidak akan berkembang dengan baik, bahkan mungkin akan tenggelam, jika tidak dilatih dan dikembangkan. Itulah mengapa Nabi Muhammad Saw. memerintahkan kepada orang tua agar sejak kecil anak dilatih dan diajarkan memanah, menjahit, berenang dan sebagainya. Sebab, boleh jadi dari proses latihan tersebut, bakat dan potensi anak akan terasah dan berkembang.

Berikut ini kiat-kiat yang dapat dilakukan oleh orang tua atau pendidik untuk mengembangkan kreativitas anak :

  1. Bentuklah pengalaman belajar sesuai rasa ingin tahu alamiah anak, dengan menghadapkan masalah – masalah yang relevan dengan kebutuhan, tujuan dan minat anak
  2. Perkenankanlah anak untuk ikut serta dalam mentusun dan merencanakan kegiatan belajar
  3. berikanlah pengalaman dari kehidupan nyata yang menuntut peran serta secara aktif pada anak dan kembangkanlah kemampuan yang perlu untuk itu
  4. Usahakan agar program belajar cukup luwes untuk mendorong siswa atau anak didik melakukan penyelidikan, percobaan (eksperimental) dan penemuan sendiri
  5. Bertindaklah lebih sebagai sumber belajar daripada sebagai penyampai informasi, serta jangan paksakan pengetahuan yang belum siap diterima anak
  6. Dorong dan hargailah inisiatif dan rasa ingin tahu anak terhadap sesuatu
  7. Biarkan anak belajar dari kesalahannya dan menerima akibatnya. Tentu saja selama tidak berbahaya dan membahayakan
  8. Hendaknya tidak lupa menghargai dan memuji usaha-usaha baik dari anak.

Kiat – kiat tersebut tentu saja penting untuk mengembangkan kreativitas anak. Namun, hal ini harus sesuai dengan aqidah Islam yang benar. Arahkan mereka untuk tidak melakukan atau menyukai hal-hal yang dilarang agama, misalnya menggambar makhluk hidup dan mendengar atau memainkan alat musik. Berikan pengertian kepada mereka dengan bahasa yang mudah dipahami.

^ MUTIARA – MUTIARA CINTA KAUM SUFI ^



CINTA KEPADA ALLAH
Kamu durhaka kepada Allah dan sekaligus menaruh Cinta kepada-Nya.
Ini adalah suatu kemustahilan. Apabila benar kamu mencintai-Nya, pastilah kamu taati semua perintah-Nya. Sesungguhnya orang menaruh Cinta tentulah bersedia menaati perintah orang yang dicintainya. Dia telah kirimkan nikmat-Nya kepadamu setiap saat dan tak ada rasa syukur yang kamu panjatkan kepada-Nya.*

MENCINTAI WANITA
Semua orang menyenangi wanita, tetapi mereka berkata,
”Mencintai wanita adalah awal sebuah derita.”
Bukan wanita yang membuat derita, tetapi mencintai wanita yang tidak mencintaimulah yang akan menciptakan derita bagimu.*
Malapetaka paling besar adalah bila kamu mencintai seseorang yang sedang mencintai orang lain. Atau jika kamu mengharap kebaikan seseorang, akan tetapi justru orang itu berharap agar kita celaka atau binasa.*

MENCINTAI ORANG-ORANG SALEH
Aku mencintai orang-orang saleh, meskipun aku belum termasuk golongan mereka.
Aku tetap berharap semoga aku mendapatkan syafaat dari mereka.
Aku membenci orang-orang durhaka meskipun sebenarnya, mungkin aku pun termasuk golongan mereka.*

CINTA BAGAIKAN BARA API
Cinta adalah penyembuh bagi kebanggan dan kesombongan, dan pengobat bagi seluruh kekurangan diri.
Cinta adalah bara api yang siap membakar dan menyala, selain yang dicintai.
Tauhid adalah pedang, yang jika diayunkan oleh pemiliknya akan dapat membakar semuanya, selain Allah Swt.*

IBADAH DENGAN CINTA
Di taman Cinta yang indah mempesona, ibadah itu berubah menjadi keindahan dalam kehidupan yang membawa kesenangan, kegirangan, dan kebahagiaan.
Di bawah keteduhan naungan Cinta, perintah ibadah tidak lagi menjadi beban yang harus dipikul, tetapi ia adalah sesuatu yang patut diterima dengan senang dan gembira.*

SAKIT CINTA
Apakah kamu tidak mengetahui, bahwa semua orang sakit mendambakan kesembuhan, kecuali para penderita sakit cinta, mereka merindukan sakitnya bertambah dan berhasrat agar sakitnya itu berlipat ganda.
Cinta adalah penyakit, tetap ia akan membebaskan penderitaannya dari segala penyakit lain.
Apabila penyakit cinta menimpa seseorang, maka dia tidak akan ditimpa penyakit lain. Ruhaninya menjadi sehat, bahwa nyawanya adalah kesehatan, yang semua orang ingin membelinya.*

CINTA LAUTAN TAK BERTEPI
Cinta adalah lautan tak bertepi, laut hanyalah serpihan buih belaka.
Ketahuilah! Langit berputar karena gelombang cinta, andai tak ada cinta, dunia akan membeku. Bila bukan karena cinta, bagaimana sesuatu yang organik berubah menjadi tumbuhan??? Bagaimana tumbuhan akan mengorbankan diri demi memperoleh ruh (hewan)??? Bagaimana ruh (hewan) akan mengorbankan diri demi nafas (ruh) yang menghamili Maryam??? Semua itu akan menjadi beku dan kaku bagai salju, tidak bias terbang serta mencari padang ilalang bagai belalang. Setiap atom jatuh cinta pada yang Maha Sempurna dan naik ke atas laksana tunas. Cinta-cinta mereka tak terdengar, sesungguhnya adalah lagu pujian Tuhan.*

KEDAHSYATAN CINTA
Sungguh, cinta dapat mengubah yang pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara berubah menjadi telaga, derita menjadi nikmat, dan kemarahan menjadi rahmat.
Cintalah yang mampu melunakkan besi, menghancur-leburkan batu karang, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan kepadanya, serta membuat budak menjadi pemimpin.*

CINTA KEKASIH
Siapa yang mencintai selain Allah bukan karena adanya keterkaitan kepada Allah, maka hal itu adalah karena kebodohan dan kekurangannya dalam mengenal Allah.
Cinta kepada Rasulullah Saw adalah terpuji karena cinta ini merupakan buah dari cintanya kepada kepada Allah. Demikian pula cinta kepada ulama dan orang-orang yang bertaqwa, karena kekasihnya Kekasih adalah kekasih.
Utusan Kekasih adalah kekasih dan pecinta Kekasih adalah kekasih. Semua itu terpulang kepada cinta utama, lalu tidak melampauinya kepada yang lain.*

MUSTIKA CINTA
Cinta adalah mustika, juga mutiara-mutiara, bahkan nyanyian bisu yang menusuk dinding-dinding Samawat sampai ke Sidratul Muntaha.
Cinta adalah jutaan burung yang terbang tanpa sayap, tanpa bulu, tanpa kepak yang mengibas ke angkasa, lalu menembus Cakrawala Ilahiyah dalam tengadah doa-doa, bahkan dalam ketakberdayaan fananya, dalam fananya menuju keabadianNya.
Lalu tak ada lagi yang bisa dimaujudkan dari Wajah Yang Maha Indah, dari Keindahan Paripurna KeagunganNya, dan Keagungan Kemahaindahan ParipurnaNya.

Kutunggu Pinanganmu ^_^

Memendam kepedihan sering dirasakan saat menerima undangan pernikahan teman atau kerabat. Sebagai seorang gadis yang sudah siap menikah, tentu juga sangat merindukan saat-saat bisa merasakan kebahagiaan bersanding denga pangeran idaman. Namun kapankah itu datang ???

SABAR DALAM PENANTIAN
Merindukan pendamping hidup adalah fitrah setiap insan. Wanita, sebagai makhluk Allah Swt yang cenderung ingin diayomi atau dilindungi, tentu wajar berharap pula akan kehadiran seorang ikhwan dalam hidupnya. Bercita-cita punya seorang pendamping sejati yang bisa menyayanginya; tempat ia bisa bermanja, bisa curhat, berkeluh-kesah, serta tempat ia dapat mencurahkan cinta dan kasih sayangnya.
Dan saat menanti adalah ujian berat bagi seorang gadis. Sebagai bunga yang sedang mekar atau yang ’mungkin’ telah mekar sekian lama, seringkali ia terlena dengan tawaran manis si kumbang yang datang mempesonanya. Sayang, kebanyakan kumbang-kumbang itu sekedar ingin menggodanya saja. Malah ada pula yang sekedar ingin menghisap madunya tanpa mau bertanggung jawab. Na’udzubillah!
Lalu apa saja yang sebaiknya dilakukan oleh seorang gadis muslimah dalam masa penantian ??
1.      Memperbanyak amal ibadah
Hendaknya mendekatkan diri kepada Allah Swt dengan memperbanyak amal ibadah, khususnya ibadah sunnah. Contohnya : Puasa Sunnah. Karena ia bisa menjadi perisai diri dari berbagai godaan demi menahan gejolak syahwatnya.
2.      Doa dan tawakal
Rezeki, maut termasuk jodoh manusia sudah diatur oleh Allah Swt. Yang bisa kita lakukan adalah berikhtiar dan berdoa, kemudian bertawakal kepada-Nya. Berdoalah agar segera dikaruniai jodoh yang salih, yang baik agamanya, dan bisa membawa kebahagiaan bagi kita di dunia dan akhirat. Ada baiknya jika doa tersebut dilakukan pada waktu-waktu yang mustajab, seperti pada sepertiga malam terakhir.
3.      Mempersiapkan diri dan membekali diri dengan ilmu
Seorang gadis sejak jauh-jauh hari harus mempersiapkan dirinya menjadi istri sekaligus ibu yang baik bagi anak-anaknya kelak. Bagaimana caranya???
Pertama, bekali diri dengan ilmu, khususnya ilmu agama terutama yang berkaitan dengan ketatarumahtanggaan. Pahamilah apa saja hak dan kewajiban pasutri, serta bagaimana seorang istri harus bersikap dihadapan suaminya.
Kedua, bekali diri dengan keterampilan berumah tangga. Seperti : bisa menata rumah, membelanjakan harta dengan hemat, serta pandai mengolah masakan.  Selain itu, harus memiliki keterampilan produktif, misalnya : menjahit, membuat kue, menulis, dan sebagainya sehingga bisa membantu suami mencari nafkah tanpa harus meninggalkan rumah.
Ketiga, persiapkan diri menjadi istri shalihahdan sebaik-baik perhiasan bagi suami. Jangan lupa untuk selalu merawat diri agar selalu tampil cantik dan segar. Tapi ingat, kecantikan itu tidak untuk diumbar sembarangan. Persembahkan hanya untuk suami tercinta kelak.

MENAWARKAN DIRI, MENGAPA TIDAK ???
Sikap menawarkan diri  menunjukkan ketinggian akhlak dan kesungguhan untuk menyucikan diri. Insyaallah, jika sikap menawarkan diri ini dilakukan dengan ketinggian akhlak dan sopan santun, tidak akan menghinakan wanita. Seorang laki-laki salih yang berilmu tentu akan sangat menghormati wanita seperti ini.

KEPADA PARA IKHWAN
Bagi para ikhwan, ketahuilah, sesungguhnya telah banyak akhwat yang siap. Mereka menunggu pinanganmu. Tunggu apalagi jika engkau pun sudah siap menikah dan merindukan seorang istri??
Ayolah, jangan ikhlaskan wanita-wanita salihah itu dinikahkan dengan laki-laki yang tak baik agamanya. Ingat bahwa Allah Swt akan menolong seorang pemuda yang berniat menikah demi menyelamatkan agamanya. Oleh karena itu, bersegeralah mencari pendamping yang bisa membantumu bertakwa kepada Allah Swt.


(Diringkas dan Dikutip dari : Majalah Nikah Vol. 4 No. 11, Pebruari 2006)

Kamis, 24 November 2011

DOA YANG MUSTAJAB


1.      PADA WAKTU TENGAH MALAM ATAU AKHIR MALAM
Rasullah bersabda : pada tiap malam, tuhan kita turun ke langit dunia ketika bersisa sepertiga malam yang akhir. Maka Allah berfirman: "Barangsiapa yang berdo'a kepada-ku, pasti akan ku-kabulkan, dan siapa yang memohon kepada-ku, pasti akan ku-beri, dan siapa yang mohon ampun kepada-ku pasti akan ku ampuni". (HR.Malik, Bukhari, Muslim, Tirmidzi dan selainnya).
Bila telah lewat sebagian malam atau dua pertiganya, akan turun ke langit dunia Allah Yang Maha Memberkati dan Maha Tinggi, lalu berfirman: "tak seorang pun yang meminta pasti ia akan ku-beri, tak ada seorang pun yang berdoa pasti ia akan dikabulkan, tak ada seorang pun yang mohon ampun pasti ia akan Ku-ampuni". Sehingga tiba waktu shubuh. (HR. Bukhari dan Muslim)
Sedekat-dekat Allah (tuhan) dari hamba-nya ialah di tengah malam. maka dari itu, jika engkau mampu menjadi orang yang berdzikir kepada Allah pada saat itu maka kerjakanlah, (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

2.      SESUDAH SHALAT FARDHU
Ditanyakan orang kepada Rasulullah : wahai Rasulullah, manakah doa yang paling didengar Allah? Rasulullah menjawab : doa di tengah malam dan doa setelah shalat wajib (HR. Tirmidzi)

3.      DI WAKTU LAPANG
Barangsiapa yang menginginkan doanya dikabul Allah ketika ia dalam kesulitan, maka hendaklah ia memperbanyak doa di waktu lapangnya (HR. Tirmidzi dan Hakim). Tidak ada sesuatu yang paling mulia di sisi Allah Azza wa Jalla daripada doa ketika dalam keadaan lapang. (HR. Hakim)

4.      DI WAKTU SUJUD
Jarak yang paling dekat antara seorang hamba dengan Tuhannya ialah ketika sujud. Maka perbanyaklah do'a (di waktu itu). (HR. Muslim)

5.      DIAWALI DENGAN ASMAUL HUSNA
serulah Allah atau serulah Arrahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru (adalah boleh) karena Dia mempunyai nama-nama yang terbaik dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah merendahkannya, dan carilah jalan tengah diantara keduanya itu. (Al Isra,17 :110)

6.      DIAWALI DENGAN ISMUL A'ZHAM
Nabi Saw lewat di depan seorang yang bernama Abu 'Iyasy Zaid bin Shamit az Zuraqiy yang sedang shalat. Ia berdo'a: Ya Allah, aku memohon kepadaMu, karena sesungguhnya bagiMu puja dan puji, tiada Tuhan selainMu, wahai yang Maha Pemberi, yang menjadi harapan, Yang Mencipta langit dan bumi, yang Maha Luhur dan Maha Mulia. Kemudian rasulullah bersabda engkau telah memohon kepada Allah dengan menggunakan nama-namaNya yang Maha Agung yang bilamana dimohonkan dengan nama-namaNya itu akan dikabulkan dan jika dimintai dengannya juga akan diberi (HR. Ahmad, Ibnu Majah, Abu Daud, Nasai dan lain-lain)

7.      DIAWALI DENGAN KALIMAT TAUHID
Barangsiapa berdo'a dengan kalimat-kalimat yang lima, apa pun permintaannya akan diberi. Kalimat itu ialah: laa ilaaha illallahu wallaahu akbaru, laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariikalahu, lahul mulku walahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai-in qadiirun, laa ilaaha illallaahu wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah. (HR. Tirmidzi)

8.      DIAWALI DENGAN ARHAMARR RAAHIMIIN
Sesungguhnya Allah mempunyai malaikat yang mewakili-Nya bagi barangsiapa yang berdo'a dengan berkata: Yaa arhamarraahimiin. Maka siapa saja yang menyebutnya 3 kali, maka menjawablah malaikat itu: Sesungguhnya Allah arhamarraahimiin telah (berkenan) mengabulkan permohonanmu. Maka mintalah kepadaNya. (HR. Hakim)

9.      YAKIN AKAN DIPENUHI
Sesungguhnya Allah 'Azza wa Jalla berfirman: "Aku akan mengikuti persangkaan hambaKu kepadaKu. dan Aku selalu menyertainya apabila ia berdo'a kepadaKu." (HR. Bukhari dan Muslim)

10.  RENDAH HATI DENGAN SUARA LEMBUT
Berdo'alah kepada Tuhanmu dengan berendah hati dan suara lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampau batas. (QS. Al A'raf, 7:55)

11.  DENGAN RASA TAKUT DAN PENUH HARAP
“…Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdo'alah kepadaNya dengan rasa takut (tidak akan dikabulkan) dan berharap (akan diterima). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik. (Q.S. Al A'raf, 7:56)

12.  MENDOAKAN ORANG LAIN TANPA DIKETAHUINYA
Doa seorang muslim untuk saudaranya (sesama muslim) dari tempat yang jauh (tanpa diketahuinya) akan dikabulkan. (HR. Muslim)

13.  DOA ORANG YANG DIZHALIMI
Takutlah akan do'a orang yang dizhalimi, karena do'a itu akan diangkat ke atas dan Allah berfirman: Demi kemuliaan dan keagunganKu, Aku pasti menolongmu, walau sesudah beberapa saat. (HR. Tabrani)

14.  DOA PEMIMPIN YANG ADIL DAN ORANG YANG BERPUASA
Tiga golongan tidak akan ditolak do'a mereka: orang yang berpuasa, pemimpin yang adil, dan orang yang teraniaya. (HR. Tirmidzi)

15.  DIULANG 3 KALI
Adalah Nabi as apabila ia mendo'a, ia mendo'a tiga kali, dan apabila ia meminta, juga memintanya 3 kali. (HR. Muslim)

16.  DOA BUKAN UNTUK KECELAKAAN
Janganlah kau berdo'a untuk kerusakan dirimu, anakmu, pembantumu, jangan minta kepada Allah kerusakan, karena mana tahu sewaktu kamu minta maka Allah mengabulkannya bagimu. (HR. Muslim, Abu Daud dan Ibnu Khuzaimah)

17.  BUKAN UNTUK DOSA, MEMUTUSKAN SILATURAHMI DAN JANGAN TERGESA-GESA
Senantiasa diterima do'a seorang hamba Allah apabila ia tidak berdo'a untuk berbuat dosa atau memutuskan silaturahmi, asal saja tidak dilakukan dengan tergesa-gesa: 'Apakah yang dimaksud dengan tergesa-gesa?' Rasul menjawab: "Seseorang berkata: "Aku telah berulangkali berdo'a tetapi tidak juga kulihat dikabulkan'. Ia merasa rugi dan lesu sampai ia meninggalkan do'anya." (HR. Muslim dan Tirmidzi)

Perbedaan Antara System Life Cycle (SLC) dengan System Development Life Cycle (SDLC)

1. System Life Cycle (SCL)

System Life Cycle (SLC) adalah proses evolusi yang diikuti oleh pelaksanaan sistem informasi dasar atau subsistem. Telah ada pendekatan implementasi tradisional sepanjang era komputer, dan ada perjanjian umum antara ahli-ahli komputer sehubungan dengan tugas-tugas yang dilaksanakan.
Beberapa SLC terdapat dalam perusahaan yang menggunakan komputer, mungkin ada seratus atau lebih. Pada kenyataannya SLC adalah sarana yang digunakan oleh manajemen untuk melaksanakan rencana strategis. Konsep life cycle menjadikan segala sesuatu yang tumbuh, menjadi dewasa setiap waktu dan akhirnya mati. Pola ini digunakan untuk sistem dasar komputer seperti subsistem pemrosesan data atau SSD.


System Life Cycle terdiri dari 3 (tiga) fase yaitu :
  1. Fase Perencanaan. Fase ini dimulai dengan mendefinisikan masalah dan dilanjutkan dengan sistem penunjukan objektif dan paksaan. Di sini sistem analis memimpin studi yang mungkin terjadi dan mengemukakan pelaksanaannya pada manajer.
  2. Fase Analisis. Fase ini mempunyai tugas penting yaitu menunjukkan kebutuhan pemakai informasi dan menentukan tingkat penampilan sistem yang diperlukan untuk memuaskan kebutuhan tersebut. Fase ini meliputi penetapan jangkauan proyek, mengenal resiko, mengatur rangkaian tugas, dan menyediakan dasar untuk kontrol.
  3. Fase Desain. Fase ini meliputi penentuan pemrosesan dan data yang dibutuhkan oleh sistem yang baru, dan pemilihan konfigurasi terbaik dari hardware yang menyediakan desain. Desain system adalah ketentuan mengenal proses dan data yang dibutuhkan oleh sistem yang baru.

2. System Development Life Cycle (SDLC)

System Development Lyfe Cycle atau SDLC (Daur hidup pengembangan system) merupakan keseluruhan proses dalam membangun sistem informasi yang digunakan oleh analis sistem melalui beberapa langkah mulai dari penentuan kebutuhan, perancangan, validasi, sampai pelatihan dan penyerahan kepada konsumen. Langkah tersebut meliputi :
  1. Melakukan survei dan menilai kelayakan proyek pengembangan sistem informasi
  2. Mempelajari dan menganalisis sistem informasi yang sedang berjalan
  3. Menentukan permintaan pemakai sistem informasi
  4. Memilih solusi atau pemecahan masalah yang paling baik
  5. Menentukan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software)
  6. Merancang sistem informasi baru
  7. Membangun sistem informasi baru
  8. Mengkomunikasikan dan mengimplementasikan sistem informasi baru
  9. Memelihara dan melakukan perbaikan/peningkatan sistem informasi baru bila diperlukan
SDLC merupakan alur kerja baku yang biasa dipakai oleh perusahaan-perusahaan vendor software dalam mengembangkan software aplikasi produksinya. SDLC ini tidak hanya penting untuk proses produksi software saja, namun terlebih juga sangat penting untuk proses maintenance software itu sendiri, karena tanpa pengarsipan data-data development suatu software, maka akan sangat menyulitkan perusahaan dalam maintenance software tersebut dikemudian hari.

SDLC ini seharusnya dapat menghasilkan suatu sistem aplikasi yang sesuai dengan harapan konsumen, dapat diselesaikan dalam waktu dan biaya yang telah ditentukan, dapat berjalan efektif dan efisien dalam infrastrukur teknologi informasi sekarang dan pada masa yang akan datang. Sistem juga harus mudah untuk dikembangkan untuk merespon berbagai kebutuhan organisasi/perusahaan pemakainya.
Ada beberapa model SDLC. Model yang cukup populer dan banyak digunakan adalah waterfall. Beberapa model lain SDLC misalnya fountain, spiral, rapid, prototyping, incremental, build & fix, dan synchronize & stabilize.


Dalam sebuah siklus SDLC, terdapat enam langkah. Jumlah langkah SDLC pada referensi lain mungkin berbeda, namun secara umum adalah sama. Langkah tersebut adalah sebagai berikut :
1.      Analisis sistem, yaitu membuat analisis aliran kerja manajemen yang sedang berjalan.
2.    Spesifikasi kebutuhan sistem, yaitu mengumpulkan, mempelajari, dan merumuskan apa saja yang dibutuhkan dalam pengembangan sistem dan membuat perencanaan yang berkaitan dengan proyek sistem.
3.  Perancangan sistem (desain), yaitu dilakukannya pembuatan blueprint sistem. Di dalamnya termasuk penyesuaian dengan arsitektur telekomunikasi, hardware, dan software untuk pengembangan lebih lanjut, serta membuat model sistem menciptakan model graphical user interface (GUI), database, dan lainlain.
4.  Pengembangan sistem, yaitu tahap pengembangan sistem informasi yang dilakukan oleh programmer untuk menerapkan desain kedalam sistem yang sesungguhnya, membuat program, dan menyiapkan database
5.   Pengujian sistem, yaitu melakukan pengujian terhadap sistem yang telah dibuat untuk melihat apakah sistem telah sesuai dengan harapan dan kebutuhan pengguna. Dalam tahap ini, juga dilakukan debugging dan penyesuaian-penyesuaian akhir.
6.      Implementasi dan pemeliharaan sistem. Software yang telah diuji siap diimplementasikan kedalam sistem pengguna. Pembuatan user guide dan pelatihan juga dilakukan dalam tahap implementasi. Sistem yang telah diimplemantasikan dapat mengikuti perkembangan dan perubahan apapun yang terjadi guna meraih tujuan penggunaannya. Help desk untuk membantu pengguna, serta perubahan yang dianggap penting dapat dilakukan terhadap sistem dalam tahap ini.

Siklus SDLC dijalankan secara berurutan, mulai dari langkah pertama hingga langkah keenam. Setiap langkah yang telah selesai harus dikaji ulang. Kaji ulang yang dimaksud adalah pengujian yang sifatnya quality control, sedangkan pengujian di langkah kelima bersifat quality assurance. Quality control dilakukan oleh personal internal tim untuk membangun kualitas, sedangkan quality assurance dilakukan oleh orang di luar tim untuk menguji kualitas sistem. Semua langkah dalam siklus harus terdokumentasi. Dokumentasi yang baik akan mempermudah pemeliharaan dan peningkatan fungsi sistem.